KalkulatorAlat ini berjalan di browser Anda. Tidak ada file atau teks yang dikirim ke server kami.

Kalkulator Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai

Cari nilai yang belum diketahui dari perbandingan senilai, berbalik nilai, atau beberapa besaran sekaligus, lengkap dengan cara hitungnya.

pasangannya x
10,5

x = 4,5 × 7 ÷ 3 = 10,5

Senilai: kalau satu besaran naik, besaran lainnya ikut naik dengan perbandingan yang sama. x = B × C ÷ A

Bagikan alatWhatsApp
Lanjutkan

Coba alat lain

Dipilih untuk melengkapi alat ini

Perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai dipakai untuk mencari satu nilai yang belum diketahui ketika tiga nilai lain sudah diketahui dan hubungannya sebanding. Pada perbandingan senilai, dua besaran naik atau turun bersama (makin banyak barang, makin mahal harganya). Pada perbandingan berbalik nilai, satu besaran naik saat besaran lain turun (makin banyak pekerja, makin sedikit hari yang dibutuhkan). Kalkulator ini menyelesaikan keduanya, ditambah soal dengan beberapa besaran sekaligus, dan menampilkan cara hitungnya dengan angka Anda sehingga mudah dicocokkan dengan buku pelajaran atau dipakai untuk urusan sehari-hari.

01

Cara menggunakan alat ini

  1. 01Pilih jenis perbandinganSenilai jika kedua besaran naik atau turun bersama; berbalik nilai jika satu naik saat yang lain turun; beberapa besaran jika ada lebih dari dua besaran yang memengaruhi hasil.
  2. 02Isi tiga angka yang diketahuiA adalah besaran awal, B pasangannya, dan C besaran baru. Untuk beberapa besaran, isi nilai awal dan nilai baru setiap besaran lalu tentukan hubungannya dengan nilai yang dicari.
  3. 03Baca x dan cara hitungnyaHasil muncul bersama rumus yang sudah diisi angka, misalnya x = 4,5 × 7 ÷ 3 = 10,5, sehingga langkahnya bisa disalin ke buku latihan.
02

Kapan berguna?

  • Latihan soal Matematika SMPMencocokkan jawaban soal perbandingan senilai dan berbalik nilai kelas 7 dan melihat langkah yang benar.
  • Belanja dan resepMenghitung harga untuk jumlah barang yang berbeda atau menyesuaikan resep dari 4 porsi menjadi 6 porsi.
  • Pekerjaan dan proyekMemperkirakan lama pekerjaan jika jumlah pekerja atau ukuran pekerjaan berubah.
03

Contoh

  • Senilai: harga per kilogramJika 2 kg beras harganya Rp30.000, berapa harga 5 kg? x = 30.000 × 5 ÷ 2 = Rp75.000.
  • Senilai: jarak dan waktuJika 3 liter bensin cukup untuk 4,5 jam perjalanan, maka 7 liter cukup untuk x = 4,5 × 7 ÷ 3 = 10,5 jam pada kecepatan yang sama.
  • Berbalik nilai: pekerja dan hariSebuah pekerjaan selesai dalam 10 hari oleh 6 orang. Jika hanya 4 orang, waktunya x = 6 × 10 ÷ 4 = 15 hari.
  • Beberapa besaran: tukang dan panjang tembok5 tukang membangun tembok 10 m dalam 6 hari. Berapa hari untuk 8 tukang membangun 20 m? Tukang berbalik nilai dengan hari, panjang senilai dengan hari: x = 6 × (5 ÷ 8) × (20 ÷ 10) = 7,5 hari.
04

Tips untuk hasil lebih baik

  • Tentukan dulu jenisnyaTanyakan: jika satu besaran dikali dua, apakah besaran lain ikut dikali dua (senilai) atau menjadi setengahnya (berbalik nilai)? Salah menentukan jenis adalah kesalahan paling umum.
  • Samakan satuanJika satu nilai dalam jam dan yang lain dalam menit, ubah dulu ke satuan yang sama. Perbandingan tidak mengubah satuan.
05

Rumus yang dipakai

Perbandingan senilai: A/B = C/x, sehingga x = B × C ÷ A. Perbandingan berbalik nilai: A × B = C × x, sehingga x = A × B ÷ C. Untuk beberapa besaran, nilai awal yang dicari dikalikan faktor setiap besaran: nilai baru ÷ nilai awal jika senilai, dan nilai awal ÷ nilai baru jika berbalik nilai.

06

Perbandingan dan rasio

Rasio membandingkan dua besaran, misalnya 3 : 4,5. Perbandingan senilai menyamakan dua rasio (3 : 4,5 = 7 : x). Jika Anda hanya ingin menyederhanakan rasio atau mengubahnya ke persen, gunakan kalkulator rasio.

07

Kapan cara ini tidak berlaku

Cara ini hanya benar jika hubungannya sebanding. Tarif taksi dengan biaya buka pintu, diskon grosir bertingkat, atau kecepatan yang berubah di tengah jalan tidak sebanding, sehingga hasilnya akan keliru.

08

Pertanyaan umum

Bagaimana membedakan perbandingan senilai dan berbalik nilai?

Senilai: jika satu besaran bertambah, besaran lain bertambah dengan perbandingan yang sama (banyak barang dan harga). Berbalik nilai: jika satu besaran bertambah, besaran lain berkurang (banyak pekerja dan lama waktu).

Apa rumus perbandingan berbalik nilai?

x = A × B ÷ C, dengan A dan B nilai yang sudah diketahui berpasangan dan C nilai baru. Hasil kali A × B selalu sama dengan C × x.

Apakah ini sama dengan aturan tiga?

Ya. Di banyak negara cara ini disebut aturan tiga (rule of three) karena tiga nilai dipakai untuk mencari nilai keempat.

Mengapa muncul pesan tidak bisa dibagi nol?

Karena nilai yang menjadi pembagi bernilai nol: A pada perbandingan senilai atau C pada perbandingan berbalik nilai. Periksa kembali angka tersebut.

Apakah bisa memakai angka desimal?

Bisa. Tulis desimal dengan koma atau titik. Hasil ditampilkan hingga enam angka di belakang koma.

Ada alat yang kurang, atau menemukan bug?Kami membangun Tooleem sesuai kebutuhan Anda. Beri tahu kami apa yang perlu ditambahkan atau diperbaiki.
Beri tahu kami