Kalkulator Status Gizi dan Pertumbuhan Balita
Cek status gizi balita 0 sampai 60 bulan dari berat dan tinggi badan: z-score TB/U, BB/U, dan BB/TB menurut standar WHO dan Permenkes 2 Tahun 2020.
Hasil ini untuk pemantauan, bukan diagnosis. Kalau hasilnya di luar kategori normal, bawa anak ke posyandu, puskesmas, atau dokter anak.
Coba alat lain
Dipilih untuk melengkapi alat iniKalkulator ini menilai pertumbuhan anak umur 0 sampai 60 bulan dengan cara yang sama seperti kader posyandu dan puskesmas: menghitung z-score menurut Standar Pertumbuhan Anak WHO 2006, lalu mengelompokkannya dengan kategori Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Dari tanggal lahir, tanggal pengukuran, berat, dan panjang atau tinggi badan, Anda mendapat tiga indeks: tinggi badan menurut umur (untuk mendeteksi stunting), berat badan menurut umur, dan berat badan menurut panjang atau tinggi badan. Hasilnya untuk pemantauan, bukan diagnosis.
Cara menggunakan alat ini
- 01Pilih jenis kelamin dan isi tanggalTanggal lahir dan tanggal pengukuran menentukan umur anak dalam hari.
- 02Isi berat dan panjang atau tinggiBerat dalam kg, panjang atau tinggi dalam cm, lalu pilih cara mengukur: berbaring atau berdiri.
- 03Baca z-score dan kategorinyaSetiap indeks diberi kategori Permenkes, dan hasil di luar kategori normal ditandai.
Kapan berguna?
- Memantau di rumahMemeriksa hasil penimbangan posyandu di antara jadwal kunjungan.
- Membaca buku KIAMemahami posisi anak pada grafik pertumbuhan dalam angka z-score.
- Kader dan tenaga kesehatanMenghitung cepat z-score saat tidak ada aplikasi atau tabel di tangan.
Contoh
- Anak laki-laki 18 bulanBerat 10,2 kg dan panjang 80,5 cm diukur berbaring: TB/U z-score −0,65, BB/U −0,63, dan BB/PB −0,40. Ketiganya normal.
- Anak perempuan 24 bulanBerat 9,0 kg dan panjang 80 cm: TB/U −1,98 masih normal, tetapi BB/U −2,03 masuk kategori berat badan kurang, sementara BB/PB −1,31 normal. Hasil seperti ini perlu dipantau dan dikonsultasikan.
- Anak laki-laki 3 tahunBerat 14 kg dan tinggi 95 cm diukur berdiri: semua indeks di sekitar z-score 0, artinya tumbuh sesuai median standar WHO.
Tips untuk hasil lebih baik
- Ukur dengan cara yang benarAnak di bawah 2 tahun diukur panjang badannya sambil berbaring, anak 2 tahun ke atas diukur tingginya sambil berdiri. Jika caranya berbeda, kalkulator menyesuaikan 0,7 cm sesuai pedoman WHO.
- Satu pengukuran belum cukupPertumbuhan dinilai dari tren. Satu angka yang meleset bisa karena salah ukur, jadi perhatikan arah kurvanya dari bulan ke bulan.
Kategori Permenkes 2 Tahun 2020
TB/U: sangat pendek di bawah −3 SD, pendek (stunting) −3 sampai di bawah −2 SD, normal −2 sampai +3 SD, tinggi di atas +3 SD. BB/U: berat badan sangat kurang di bawah −3 SD, kurang −3 sampai di bawah −2 SD, normal −2 sampai +1 SD, risiko berat badan lebih di atas +1 SD. BB/PB atau BB/TB: gizi buruk di bawah −3 SD, gizi kurang −3 sampai di bawah −2 SD, gizi baik −2 sampai +1 SD, berisiko gizi lebih di atas +1 sampai +2 SD, gizi lebih di atas +2 sampai +3 SD, dan obesitas di atas +3 SD.
Cara hitung z-score
Kalkulator memakai parameter LMS dari tabel z-score resmi WHO, diambil setiap 7 hari umur dan setiap 0,5 cm panjang atau tinggi, lalu diinterpolasi untuk umur dan ukuran di antaranya. Z-score = ((nilai ÷ M)^L − 1) ÷ (L × S). Untuk berat badan di luar ±3 SD, WHO memakai rumus khusus agar ekor distribusinya tidak terlalu melebar, dan rumus itu juga dipakai di sini.
Bukan diagnosis
Stunting ditetapkan tenaga kesehatan dari pengukuran yang benar dan riwayat pertumbuhan, bukan dari satu hitungan. Jika ada indeks di luar kategori normal, bawa anak ke posyandu, puskesmas, atau dokter anak.
Pertanyaan umum
Apa itu stunting?
Kondisi tinggi atau panjang badan menurut umur di bawah −2 SD standar WHO, akibat kekurangan gizi kronis. Dalam Permenkes 2/2020 disebut pendek (−3 sampai di bawah −2 SD) atau sangat pendek (di bawah −3 SD).
Apa itu z-score?
Ukuran seberapa jauh berat atau tinggi anak dari median anak sehat seusianya, dalam satuan simpangan baku. Z-score 0 tepat di median, −2 berada dua simpangan baku di bawahnya.
Standar apa yang dipakai?
Standar Pertumbuhan Anak WHO 2006, yang juga menjadi dasar Permenkes Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak.
Mengapa harus mengisi cara mengukur?
Panjang badan berbaring rata-rata 0,7 cm lebih besar dari tinggi berdiri. Kalkulator menyesuaikannya agar cocok dengan tabel yang dipakai untuk umur anak.
Apakah data anak saya dikirim?
Tidak. Semua dihitung di peramban Anda dan tidak ada data yang disimpan atau dikirim.

