KalkulatorAlat ini berjalan di browser Anda. Tidak ada file atau teks yang dikirim ke server kami.

Kalkulator Hukum Ohm

Hitung tegangan, arus, hambatan, dan daya listrik dari dua nilai yang diketahui dengan hukum Ohm dan rumus daya.

Arus (I)
3 A
Daya (P)
36 W

V = I × R · P = V × I = I² × R = V² ÷ R

Bagikan alatWhatsApp
Lanjutkan

Coba alat lain

Dipilih untuk melengkapi alat ini

Hukum Ohm menyatakan bahwa tegangan sama dengan arus dikali hambatan, V = I × R. Bersama rumus daya P = V × I, keempat besaran listrik dasar (tegangan, arus, hambatan, dan daya) bisa dihitung jika dua di antaranya diketahui. Kalkulator ini menerima pasangan mana pun, misalnya tegangan dan daya, lalu menghitung dua besaran lainnya dalam volt, ampere, ohm, dan watt. Berguna untuk pelajaran Fisika, merakit rangkaian elektronik sederhana, atau memperkirakan arus sebuah alat rumah tangga.

01

Cara menggunakan alat ini

  1. 01Pilih dua besaran yang diketahuiMisalnya tegangan dan hambatan, atau tegangan dan daya.
  2. 02Isi nilainyaGunakan satuan dasar: volt (V), ampere (A), ohm (Ω), dan watt (W). Untuk mA, bagi dulu dengan 1.000.
  3. 03Baca dua besaran lainnyaHasil muncul bersama rumus yang dipakai.
02

Kapan berguna?

  • Fisika SMP dan SMAMemeriksa soal rangkaian listrik dan hukum Ohm.
  • Elektronika hobiMemilih resistor dan memastikan dayanya tidak melebihi kemampuan komponen.
  • Instalasi rumahMemperkirakan arus sebuah alat agar tidak melebihi kemampuan stopkontak atau MCB.
03

Contoh

  • Resistor sederhanaTegangan 12 V pada hambatan 6 Ω menghasilkan arus I = 12 ÷ 6 = 2 A dan daya P = 12 × 2 = 24 W.
  • Alat rumah tanggaPenanak nasi 1.100 W pada 220 V menarik arus I = 1.100 ÷ 220 = 5 A, setara hambatan sekitar 44 Ω saat menyala.
  • Arus dan hambatan diketahuiArus 0,5 A melalui 100 Ω butuh tegangan 50 V dan menghasilkan panas 25 W.
  • Lampu 12 VLampu 60 W pada aki 12 V menarik arus 5 A, dengan hambatan 2,4 Ω saat menyala.
04

Tips untuk hasil lebih baik

  • Perhatikan daya resistorResistor punya batas daya, misalnya 1/4 W. Jika daya hasil hitungan lebih besar, resistor akan panas atau terbakar.
  • Listrik rumah adalah ACUntuk listrik PLN 220 V, hitungan ini tepat untuk beban resistif seperti pemanas dan setrika. Motor dan alat elektronik punya faktor daya, sehingga arus nyatanya sedikit berbeda.
05

Rumus yang dipakai

V = I × R, I = V ÷ R, R = V ÷ I, dan P = V × I = I² × R = V² ÷ R. Dari dua nilai yang diketahui, kalkulator memilih rumus yang sesuai untuk dua nilai lainnya.

06

Satuan dan awalan

1 kΩ = 1.000 Ω, 1 MΩ = 1.000.000 Ω, 1 mA = 0,001 A, dan 1 kW = 1.000 W. Mengonversi awalan dengan benar adalah kunci agar hasilnya tidak meleset seribu kali.

07

Batas hukum Ohm

Hukum Ohm berlaku untuk penghantar ohmik seperti resistor pada suhu tetap. Lampu pijar, dioda, LED, dan motor tidak ohmik: hambatannya berubah dengan suhu atau tegangan. Untuk listrik rumah dengan faktor daya, daya nyata adalah V × I × cos φ.

08

Pertanyaan umum

Apa bunyi hukum Ohm?

Kuat arus yang mengalir dalam penghantar sebanding dengan tegangan dan berbanding terbalik dengan hambatannya: I = V ÷ R.

Bagaimana menghitung daya listrik?

P = V × I. Contoh: 220 V × 5 A = 1.100 W.

Berapa arus alat 350 W di listrik 220 V?

Sekitar 350 ÷ 220 ≈ 1,6 A, untuk beban resistif.

Apakah bisa menghitung dari daya dan hambatan?

Bisa. Kalkulator menerima pasangan mana pun dari keempat besaran.

Mengapa hasilnya berbeda dengan alat ukur?

Hambatan banyak komponen berubah saat panas, dan kabel serta sambungan juga punya hambatan. Hitungan memakai nilai ideal.

Ada alat yang kurang, atau menemukan bug?Kami membangun Tooleem sesuai kebutuhan Anda. Beri tahu kami apa yang perlu ditambahkan atau diperbaiki.
Beri tahu kami