UTM Builder
Buat link tracking kampanye dengan parameter UTM langsung di browser. Isi source, medium, campaign, plus term dan content opsional, lalu salin linknya.
UTM builder untuk menambahkan parameter tracking kampanye ke URL. Masukkan link tujuan, isi source, medium, dan campaign, plus term dan content opsional, dan alat ini menghasilkan URL bertanda yang siap ditempel ke email, iklan, atau postingan. Parameter UTM adalah tag standar yang dibaca alat analitik (Google Analytics, dan lainnya) untuk mengetahui dari mana traffic berasal. Link dibangun sepenuhnya di browser Anda — alat ini tidak melacak klik atau terhubung ke akun analitik mana pun, hanya membuat URL bertanda. Data baru muncul di laporan Anda kalau situs tujuan sudah memasang analitik yang membaca parameter UTM.
Cara menggunakan alat ini
- 01Masukkan URL tujuanTempel link lengkap yang ingin dituju pengunjung, termasuk https://. Kolom ini wajib dan diperiksa formatnya.
- 02Isi parameternyaSource, medium, dan campaign wajib diisi. Term dan content opsional untuk rincian yang lebih detail. Nilai otomatis diubah ke huruf kecil supaya konsisten.
- 03Salin linknyaURL bertanda diperbarui secara langsung. Salin dengan satu klik dan pakai di email, iklan, atau postingan Anda.
Kapan berguna?
- Iklan berbayarBeri setiap platform source-nya sendiri (meta, tiktok, google) supaya Anda tahu channel mana yang benar-benar convert, bukan sekadar total gabungan.
- WhatsApp Business dan broadcastTandai link yang dikirim lewat broadcast WhatsApp Business dengan medium=whatsapp supaya trafiknya terpisah dari sumber lain, bukan tercatat sebagai "direct".
- Email dan newsletterTandai setiap link di newsletter, dan gunakan content untuk membedakan header, tombol, dan footer supaya tahu bagian mana yang paling banyak diklik pembaca.
- Postingan media sosial organikTandai postingan organik dengan medium=social supaya tampil terpisah dari traffic iklan berbayar dan referral biasa.
- Kerja sama dengan affiliate atau resellerBeri setiap affiliate atau reseller source yang unik supaya Anda bisa melihat berapa banyak traffic dan konversi yang dikirim masing-masing.
- Uji coba materi iklan (A/B testing)Jalankan kampanye yang sama dengan dua banner atau dua judul berbeda, dan gunakan content untuk membedakan variasi tersebut di laporan Anda.
Contoh
- Link newslettersource=newsletter, medium=email, campaign=september-promo menjadi https://tokoanda.com/?utm_source=newsletter&utm_medium=email&utm_campaign=september-promo.
- Iklan Meta dengan dua materisource=meta, medium=cpc, campaign=promo-akhir-tahun, content=video-1 membedakan dua materi iklan dalam satu kampanye yang sama.
- Broadcast WhatsApp Businesssource=whatsapp, medium=broadcast, campaign=diskon-flash-sale membantu memisahkan traffic dari broadcast WA dari traffic sosial media lainnya.
- Link yang sudah punya parameterKalau URL sudah punya ?ref=hp, parameter itu tetap dipertahankan dan tag UTM ditambahkan setelahnya.
Tips untuk hasil lebih baik
- Konsisten pakai huruf kecilAlat analitik menganggap "Meta" dan "meta" sebagai dua source yang berbeda. Alat ini otomatis mengubah nilai ke huruf kecil supaya laporan Anda tetap rapi.
- Pakai tanda hubung, bukan spasiSpasi dalam nilai akan dikodekan jadi + di URL, yang lebih sulit dibaca. Tulis promo-akhir-tahun, bukan "promo akhir tahun", untuk link yang rapi dan konsisten.
- Sepakati konvensi penamaan bersama timSimpan daftar source, medium, dan nama campaign yang disepakati di satu spreadsheet supaya tim tidak berakhir dengan lima belas versi berbeda dari "meta".
- Jangan tandai link internalTambahkan parameter UTM hanya pada link yang mengarah ke situs Anda dari luar. Menandai link internal akan mengacaukan sesi pengunjung dan merusak data atribusi.
Apa itu parameter UTM
Parameter UTM adalah tag kecil yang ditambahkan di akhir URL supaya alat analitik tahu dari mana pengunjung berasal. Tanpa tag ini, traffic dari link yang diklik seseorang biasanya muncul sebagai "direct" atau "referral" generik di laporan, tanpa cara mengetahui kampanye, channel, atau materi iklan mana yang mendatangkan pengunjung tersebut. Dengan tag UTM yang konsisten, kabut itu berubah jadi rincian yang jelas tentang apa yang benar-benar berhasil.
Lima parameter dan fungsinya
utm_source adalah asal traffic, misalnya google, meta, atau newsletter. utm_medium adalah jenis channel-nya, misalnya cpc, email, social, atau whatsapp. utm_campaign adalah nama kampanye spesifik, misalnya promo-akhir-tahun atau flash-sale-9-9. utm_term adalah kata kunci opsional, terutama untuk iklan pencarian berbayar. utm_content adalah label opsional untuk membedakan variasi, misalnya banner-atas atau video-15detik. Source, medium, dan campaign wajib diisi di sini; term dan content opsional dan tidak disertakan di link kalau kosong.
Bagaimana link dibangun
Alat ini mengambil URL tujuan Anda, mempertahankan parameter query yang sudah ada, lalu menambahkan tag UTM dengan pemisah yang benar. Nilai dikodekan sesuai standar URL supaya link tetap valid, dan kolom opsional yang kosong dilewati. Kalau URL kosong atau bukan alamat web yang valid, atau kolom wajib masih kosong, alat ini menampilkan pesan singkat, bukan link yang rusak. Alat ini tidak memperpendek URL, tidak menyimpan riwayat, dan tidak mengekspor file.
Privasi
Seluruh URL dibangun di browser Anda. Tidak ada link atau parameter yang dikirim ke server, dan tidak ada yang disimpan. Tidak ada pelacakan oleh Tooleem dan tidak ada riwayat. Tutup tab, dan linknya hilang.
Pertanyaan umum
Apa itu link UTM?
Link UTM adalah URL biasa dengan tag tracking tambahan di akhirnya, seperti utm_source dan utm_campaign. Alat analitik membaca tag tersebut untuk melaporkan dari mana pengunjung Anda berasal.
Apa arti utm_source, utm_medium, dan utm_campaign?
Source adalah asal traffic (meta, newsletter), medium adalah cara datangnya (email, cpc, social), dan campaign adalah kampanye mana yang dimaksud (launch, flash-sale). Ketiganya wajib diisi karena laporan analitik bergantung pada data ini.
Apakah alat ini melacak klik?
Tidak. Alat ini hanya membangun URL bertanda. Tidak melacak klik, tidak menghitung kunjungan, dan tidak menyimpan apa pun. Pelacakan sebenarnya terjadi di alat analitik Anda sendiri saat seseorang membuka link yang sudah ditandai.
Apakah terhubung ke Google Analytics?
Tidak. Alat ini tidak terhubung ke Google Analytics atau akun lain mana pun, dan tidak mengirim data ke mana pun. Alat ini hanya membuat parameter UTM yang bisa dibaca GA dan alat sejenis begitu pengunjung mendarat di situs Anda.
Kapan sebaiknya pakai utm_term dan utm_content?
Gunakan utm_term terutama untuk kata kunci iklan pencarian berbayar, dan utm_content untuk membedakan variasi dari kampanye yang sama, misalnya dua banner atau dua posisi tombol. Keduanya opsional.
Apakah URL saya diunggah ke server?
Tidak. Link dibangun sepenuhnya di browser Anda, dan apa pun yang Anda masukkan tidak pernah meninggalkan perangkat.
Bisakah alat ini memperpendek link?
Tidak. Alat ini hanya menambahkan parameter UTM. Kalau ingin link yang lebih pendek, proses hasilnya lewat penyingkat URL terpisah setelahnya.
Bagaimana kalau analitik situs saya belum terpasang?
Link tetap berfungsi seperti URL biasa, tapi data UTM baru muncul di laporan setelah situs tujuan memasang analitik yang membaca parameter UTM.
Alat terkait
- Slug GeneratorUbah judul atau frasa menjadi slug URL yang bersih, huruf kecil, dan pakai tanda hubung. Langsung di browser, tinggal klik salin.BukaBuka alat
- Encode & Decode URLEncode teks/URL ke format percent-encoding, atau decode kembali menjadi teks biasa — langsung di browser, tanpa daftar.BukaBuka alat
- Pembuat Kode QRPembuat kode QR gratis: buat kode untuk tautan atau teks apa pun, dengan warna dan palet siap pakai, tanpa daftar dan tanpa watermark. Unduh sebagai PNG atau SVG.BukaBuka alat

