Kalkulator
Kenapa Lebaran Bisa Beda Hari: Hisab, Rukyat, dan KHGT
Kenapa Idulfitri pemerintah dan Muhammadiyah bisa berbeda: kriteria MABIMS, hisab dan KHGT, tabel tanggal 1 Syawal 2019 sampai 2026, dan kenapa konverter hanya menunjukkan satu tanggal.
Oleh TooleemTerbit Fakta diperiksa
Jawaban singkat
Lebaran bisa berbeda karena pemerintah dan Muhammadiyah memakai kriteria berbeda untuk awal bulan Hijriah. Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal lewat sidang isbat dengan kriteria MABIMS: hilal setinggi minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat, dipakai sejak 2022. Muhammadiyah memakai hisab: dulu wujudul hilal, dan sejak 1 Muharram 1447 H (26 Juni 2025) Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Dari 2019 sampai 2026, Idulfitri berbeda dua kali: 2023 (Muhammadiyah 21 April, pemerintah 22 April) dan 2026 (Muhammadiyah 20 Maret, pemerintah 21 Maret).
Hitung sendiri
Konversi Tanggal Masehi ke Hijriah
Konversi tanggal Masehi ke Hijriah dan sebaliknya, dengan kalender Umm al-Qura atau aritmetika.
Di halaman ini
Hisab dan rukyat
| Aspek | Pemerintah (Kemenag) | Muhammadiyah |
|---|---|---|
| Dasar | hisab dan rukyat, diputuskan dalam sidang isbat | hisab (perhitungan astronomi) |
| Kriteria | MABIMS: tinggi hilal minimal 3°, elongasi 6,4° | KHGT sejak 1 Muharram 1447 H; sebelumnya wujudul hilal |
| Kapan diumumkan | malam 29 Ramadan, setelah sidang isbat | jauh hari lewat maklumat PP Muhammadiyah |
| Cakupan | wilayah Indonesia | KHGT: satu tanggal untuk seluruh dunia |
Sebelum 2022, kriteria pemerintah adalah tinggi hilal 2 derajat, elongasi 3 derajat dan umur bulan 8 jam. MABIMS (forum menteri agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura) sepakat menaikkannya menjadi 3 derajat dan 6,4 derajat, dan Kemenag mulai memakainya pada 2022.
Tanggal Idulfitri pemerintah dan Muhammadiyah, 2019 sampai 2026
| Tahun | Pemerintah | Muhammadiyah | Sama? | Umm al-Qura (Saudi) |
|---|---|---|---|---|
| 1440 H / 2019 | Rabu, 5 Juni | Rabu, 5 Juni | ya | 4 Juni |
| 1441 H / 2020 | Minggu, 24 Mei | Minggu, 24 Mei | ya | 24 Mei |
| 1442 H / 2021 | Kamis, 13 Mei | Kamis, 13 Mei | ya | 13 Mei |
| 1443 H / 2022 | Senin, 2 Mei | Senin, 2 Mei | ya | 2 Mei |
| 1444 H / 2023 | Sabtu, 22 April | Jumat, 21 April | berbeda | 21 April |
| 1445 H / 2024 | Rabu, 10 April | Rabu, 10 April | ya | 10 April |
| 1446 H / 2025 | Senin, 31 Maret | Senin, 31 Maret | ya | 30 Maret |
| 1447 H / 2026 | Sabtu, 21 Maret | Jumat, 20 Maret | berbeda | 20 Maret |
Pada 2023, saat Muhammadiyah masih memakai wujudul hilal, hilal di Indonesia sudah di atas ufuk tetapi belum memenuhi 3 derajat dan 6,4 derajat, sehingga menurut kriteria MABIMS Ramadan digenapkan 30 hari. Pada 2026 KHGT menghitung dari wilayah mana pun di muka bumi, sedangkan pemerintah tetap memakai posisi hilal di Indonesia.
Apa yang berubah dengan KHGT
- KHGT berlaku di lingkungan Muhammadiyah mulai 1 Muharram 1447 H (26 Juni 2025) dan menggantikan wujudul hilal.
- Dengan KHGT, satu tanggal Hijriah berlaku untuk seluruh dunia. Bulan baru dimulai jika, saat matahari terbenam pada hari ijtimak dan sebelum pukul 24.00 UTC, ada wilayah di muka bumi dengan tinggi bulan lebih dari 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat (Parameter Kalender Global 1 dalam maklumat 1447 H).
- Idulfitri 1447 H adalah Lebaran pertama dengan KHGT, dan langsung berbeda satu hari dari pemerintah.
Kenapa konverter hanya menunjukkan satu tanggal
Konverter tanggal Hijriah memakai kalender hitungan, bukan pengamatan hilal. Kalender Umm al-Qura (yang diterbitkan Arab Saudi) cocok dengan tanggal Indonesia pada enam dari delapan tahun di tabel, tetapi pada 2019 dan 2025 lebih awal sehari. Kalender aritmetika bisa meleset satu atau dua hari. Untuk ibadah, ikuti pengumuman sidang isbat atau organisasi yang Anda ikuti; gunakan konverter untuk perkiraan dan perencanaan.
Perbedaan sudut juga terjadi pada jadwal salat: lihat jadwal Subuh Kemenag dan Muhammadiyah.
Hitung sendiri
Konversi Tanggal Masehi ke Hijriah
Konversi tanggal Masehi ke Hijriah dan sebaliknya, dengan kalender Umm al-Qura atau aritmetika.
Alat yang dipakai di panduan ini
Sumber
Angka dan aturan dalam panduan ini berasal dari dokumen berikut.
- Kemenag Mulai Gunakan Kriteria Baru Hilal Awal Bulan HijriahKementerian Agama RIKriteria MABIMS 3° dan 6,4° mulai 2022; kriteria lama 2°, 3° dan 8 jam.
- Kalender Hijriah Global Tunggal (buku pedoman)Majelis Tarjih dan Tajdid PP MuhammadiyahKHGT berlaku mulai 1 Muharram 1447 H (26 Juni 2025).
- Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah
- Maklumat PP Muhammadiyah tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 HMuhammadiyah1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
- Resmi, PP Muhammadiyah Menetapkan Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1444 HMuhammadiyah
- Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1440 Hijriah Jatuh pada Hari Rabu 5 Juni 2019Sekretariat Kabinet RI
Fakta diperiksa

